Popular Posts

Wednesday, November 10, 2021

Tantangan Menulis Lagi

 

 Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah seperti ada yang menuntun untuk berkunjung dan mengisi blog ini lagi setelah sekian lama vakum, iyaa lama banget pula vakumnya terakhir nulis tahun 2015 baru punya anak 1 dan sekarang sudah tahun 2021 sudah punya 4 anak hehehehe....berarti sekitar 6 tahun menghilang dari dunia tulis menulis. 

Berasa orang yang sibuknya luar biasa padahal yaa kerja aja gituuu, pulang pergi sama suami trus ngasuh anak, harusnya sih kalo multitasking yaa bisaa kan yaaa tapi eh tapi malesnya itu yang nemplok lama 😅😅  Alhamdulillah sejak Oktober tahun 2020 bersama suami tugas belajar di Sekolah Bisnis IPB, jadi temen sekelas pula wkwkwkw. Berawal dari kuliah maka kebiasaan menulis seakan "dipaksakan" lagi entah menulis essay, bikin proposal, membuat paparan. 

Panik? yaa lumayan lah yaa untuk ukuran gw yang kayaknya kapasitas otaknya udah kebagi bermacem-macem pikiran untuk menyeleaaikan 1 tugas kadang lamanya minta ampun, ga bisa gercep kayak masih kuliah S1 dulu (helloooo....itu sekitar 19 tahun yang lalu kelleus!), jadi yaa harap maklum aja hehehe. Semoga jadi ada kebiasaan menulis lagi yaa, mengasah otak lagi biar menambah perbendaharaan kata kata baru dan melatih keterampilan merangkai kata, Aamiin YRA.


Friday, November 13, 2015

From Zero To Hero...It's My Dad

Papa sosok orang tua yg banyak mengajarkan berbagai hal kepada anaknya salah satunya mandiri, selalu berusaha, sabar dan tangguh. Meski saya sejak kecil sampai usia TK dirawat oleh kakek nenek dari pihak papa dan baru berkumpul dengan orang tua ketika masuk SD, saya tetap dekat dengan papa sampai sekarang saya sudah menikah dan punya 1 anak.

Kemandirian saya muncul ketika papa melepas saya dan adik saya pergi ke Surabaya menggunakan bus, saat itu saya masih SD sekitar kelas 5 SD, tanpa adanya alat komunikasi seperti di jaman sekarang papa mengajarkan saya mandiri. Bertanya kepada pak supir jika ada yang perlu ditanyakan, tetap mengingat bus-nya seperti plat nomer, nomer bus beserta jurusannya, penumpang lain yang bisa diingat wajahnya. Hanya itu saja pesan papa ketika itu, mungkin rasanya pada saat itu saya bingung dan agak-agak takut terlebih apakah nanti di Surabaya ada yang menjemput saya dan adik atau tidak. Manfaatnya bisa saya rasakan ketika beranjak dewasa, saya berani kemana-mana sendirian mau naik transportasi apa saja, jika bingung maka bertanya kepada pihak yang dirasa bisa menjawab dengan baik pertanyaan saya. Mental saya berani bepergian kemana-mana sendirian itu bermula ketika papa melepas saya pertama kali ke Surabaya.

Papa pun mengajarkan saya tentang selalu berusaha untuk mendapatkan sesuatu sesuai kemampuan saya. Tak perlu ngoyo meraih sesuatu yang tidak bisa kita raih, selalu ukur kemampuan kita jika ingin berusaha akan sesuatu yang ingin dicapai. Karena bukan menjadi seorang yang ambisius yang ingin dibentuk pribadi saya oleh papa tapi yang dimaksud adalah menjadi seseorang yang mampu mengukur dirinya, mengerti akan kemampuan dirinya. Ketika saya menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada jaman itu alat komunikasi seperti HP sudah mulai digunakan oleh orang-orang, saya sih pernah dibelikan ketika SMA dan perlu diganti ketika kuliah, cara papa saya mengajarkan selalu berusaha untuk mendapatkan HP baru pun unik, saya hanya diajarkan untuk menyisihkan uang jajan (yang pada waktu itu lebihnya pun tak banyak) dan berusaha mencari tambahan tabungan tanpa menganggu waktu kuliah. Akhirnya saya mencari info tentang kerja part time di kampus, setelah mencari-cari akhirnya saya memberanikan diri mengikuti acara kampus seperti MC penyambutan mahasiswa baru, jadi pengawas ujian masuk calon mahasiswa baru. Alhamdulillah akhirnya terkumpul dan bisa membeli HP yang diinginkan, diajarnya sih hanya tentang selalu berusaha namun dari situ saya bisa punya networking di kampus, menjadi wanita yang tangguh juga sabar dalam menghadapi sesuatu apapun itu.

Sebenarnya pasti banyaaaaaaakkk hal yang diajarkan oleh orang tua terhadap anaknya, tergantung bagaimana si anak tersebut menyikapinya dalam menghadapi hidup apakah menjadi baik atau buruk. Terima kasih papa sudah membentuk karakter saya seperti saat ini, semoga hal-hal baik tersebut bisa saya teruskan dalam mendidik anak-anak saya nanti. Selamat Hari Ayah untuk Papa, I Love You So Much :)

Wednesday, August 5, 2015

Hamil Besar Nekat Mudik

http://heydeerahma.com/index.php/2015/07/13/kontes-blog-giveaway-lebaran-bersama-heydeerahma/



Ramadhan kali ini terasa beda, karena saya sedang hamil memasuki trimester 3. Sejak didiagnosa ada kelainan rahim genetik oleh dokter obgyn saya maka segala sesuatu yang akan dilakukan pun harus hati-hati karena Lebaran tahun lalu mengalami keguguran. Puasa Ramadhan kali ini pun full sebulan, tanpa ada kendala sedikitpun alhamdulillah meski ada pro dan kontra bahwa tidak diwajibkan orang hamil untuk berpuasa. Kalau niat baik pasti kan selalu ada jalan, makanya pas ada jadwal kontrol sekalian saja tanya ke dokter obgyn tentang berpuasa, Alhamdulillah dibolehkan jadilah lanjut terus deh sampai akhir.

Selama 2 minggu puasa kepengennya ga mudik tapi rupanya suami kepikiran (maklum anak rantau), karena takut terjadi apa-apa akhirnya suami saja yang (tadinya) mau mudik tapi...karena dasarnya ibu hamil tidak mau jauh dari suami, saya nekat aja bilang kepengen ikut mudik. Awalnya sih suami ragu, akhirnya bilang untuk tanya dulu ke dokter obgyn karena kalau oke biar bisa langsung pesan tiket kereta mumpung masih ada meskipun jauh sebelum lebaran. Waktu kontrol pun tiba, setelah konsultasi bagaimana keadaan bayi dan bertanya tentang rencana mudik ke Jawa Timur menggunakan transportasi kereta maka jawaban dari dokter obgyn saya pun sangat melegakan hati, horeee...dibolehin mudik! Ga nunggu lama langsung telpon suami untuk ngabarin berita ini, suami pun langsung beli tiket kereta saat itu juga sambil ngatur jadwal cuti kami berdua....senangnyaaaa ^_^

Awal ga mudik rasanya gimanaaaa gitu, tapi setelah yakin 100 persen bisa mudik wah rasanya ga sabar untuk cepet-cepet bebas tugas kantor. Kerja pun rasanya sudah setengah hati, tapi tetap harus profesional dong gitu-gitu juga ntar ga dapat ijin cuti bisa berabe dah hehehehe. Sebenernya masih terbagi pikiran sih antara takut mudik dan berani mudik mengingat harus dijaganya kandungan ini, cuma porsi berani mudik lebih besar (karena mikir lahiran mau di jakarta dan selama cuti bersalin di bogor jadinya ga bakal sempet ke blitar kalau bukan pas lebaran). Persiapan untuk mudik pun dilakukan hanya sehari sebelum berangkat, karena memang ga bawa baju banyak..intinya seperlunya saja deh, sayanya juga ga bawa ransel atau koper cuma bawa tas kecil aja yang biasa dipakai ke kantor (karena berangkatnya pas hari kerja).

Waktu yang ditunggu pun tiba, jadi pas masuk kerja tuh rasanya ga pengen ngerjain kerjaan kantor hahahaha...yaa akhirnya ngasih barang jualan aja buat yang udah pesen (sebelum puasaan udah jualan snack-snack gitu, pas menjelang lebaran jadi panen deh yang pesan..Alhamdulillah). Ga terasa sudah menjelang sore, akhirnya ke kantor suami yang masih 1 institusi tapi beda lokasi untuk barengan pergi ke stasiunnya. Suami saya emang top banget siaganya, udah siap ini itu biar saya nyaman selama perjalanan jauh nanti yang memakan waktu kurang lebih 14 jam...i love you full suamiku hehehehehe... Biar ga bete pun kita gombal-gombalan aja biar seru, ngeliat iklan di kursi kereta "Kelamaan di kereta, berasa tua di jalan?" dan suami pun posting di media sosialnya "Kamu pilih berasa tua pakai -merk smartphone- atau mau menghabiskan masa tua bersamaku?" Aiihhh so sweet banget deh.. ^_^

Wajar aja sih suami khawatir mudik dengan kondisi istri yang hamil besar, tapi saya sih enjoy aja..dibawa seneng dan berpikir positif. Ke kamar mandi dianterin, karena pintunya berat jadi dipegangin deh. Mau makan dipesenin, mau tidur dibantu biar tidurnya nyaman. Oiya kami tetep puasa lho, yang penting niat. Akhirnya setelah perjalanan jauh, kami tiba di lokasi yaa kami ke Kediri dulu sih karena ibu mertua kerja di Kediri, tujuan kami ke Blitar. Alhamdulillah perjalanan mudik kami lancar ga ada hambatan, kami pun senang bisa ketemu keluarga. Yang penting itu saya yang nekat mudik, meski ada keterbatasan karena diagnosa dokter obgyn itu. Positif thinking, yakin kalau niat baik pasti akan selalu dikasih jalan yang mudah oleh Allah SWT. Pesan yang lain, pasrahkan semua keadaan kepada Allah SWT, meski banyak yang meragukan dan melarang saya mudik karena kondisi saya sebelumnya tapi saya yakinkan untuk memasrahkan segalanya kepada Allah SWT, ga ada beban sama sekali kalau sudah pasrah gitu.


Artikel ini diikutsertakan dalam #GiveAwayLebaran yang disponsori oleh Saqina.comMukena Katun Jepang Nanida, Benoa KreatiSanderm, Dhofaro, dan Minikinizz

Tuesday, August 4, 2015

Momen Ramadhan dan Lebaran yang penuh makna

Alhamdulillah puasa kali ini saya sedang mengandung 6 bulan, karena bagi saya Bulan Ramadhan adalah momen yang sangat istimewa ditambah keadaan saya yang sedang diberi amanah oleh ALLAH SWT untuk mengandung maka Ramadhan kali ini double istimewa. Dalam menjalani puasa ketika hamil pasti ada pro dan kontra...ada yang mengatakan kasihan calon baby yang nanti kurang mendapat asupan gizi tetapi ada juga yang mengatakan tidak apa-apa karena itu bagus untuk kami berdua (ibu dan si baby). Beruntungnya suami sangat mendukung saya untuk melaksanakan puasa karena berfikir bahwa Bulan Ramadan merupakan bulan berkah, bulan pengampunan (maghfirah), dan dijauhkan dari api neraka bagi hamba-hambaNya yang berpuasa berikut ibadah-ibadah lainnya. Itulah sebabnya, pada umumnya umat Islam akan berusaha semaksimal mungkin untuk menunaikan ibadah puasa sebagaimana yang diperintahkan. Dengan berbekal hal tersebut Insya Allah dalam menjalankan puasa kali ini apabila diiringi dengan niat maka Allah SWT akan memberikan kemudahan bagi hamba-hamba-Nya.

Tak terasa kali ini saya full berpuasa dan Alhamdulillah selama sebulan tersebut saya menjalani ibadah dengan sangat menikmatinya, kebetulan ketika ada jadwal kontrol kehamilan sang dokter kandungan saya pun sangat mendukung ibadah puasa saya dan mengatakan ini bagus untuk calon babynya, Wallahualam Bishawab. Dengan berbekal info dari dokter kandungan bahwa gizi makanan harus tercukupi, susu diperbanyak dan vitamin tetap diminum maka Insya Allah puasa bagi ibu yang sedang mengandung baik-baik saja. Rupanya si baby pun makin sering melakukan "tendangan-tendangan" lembut, semoga saja kelak jd anak yg soleh/solehah ya nak dan berguna bagi agama juga dapat memberikan manfaat yang baik bagi yang lain. Manfaat saya melaksanakan ibadah puasa dalam keadaan mengandung juga bekerja kantoran sangat banyak, tidak terasa lemas, terasa ringan, merasa lebih sehat dan merasa waktu begitu cepat. Sungguh nikmat sekali Bulan Ramadhan kali ini, sehingga saya merasakan Lebaran tahun ini sangat berbeda.

Mengapa saya mengatakan Lebaran kali ini sangat berbeda, pertama yaitu saya menjalani ibadah puasa sebulan full lagi setelah 20 tahunan lebih tidak pernah full puasa. Kedua saya sedang mengandung buah hati titipan Allah SWT setelah Lebaran tahun lalu mengalami keguguran di kampung halaman suami. Ketiga berani mudik ke daerah Jawa Timur menggunakan kereta api di trimester 3 dengan kondisi terdeteksi kelainan rahim. Ada beberapa yang pro dan kontra dengan keputusan saya untuk mudik ke rumah mertua, tapi semua saya serahkan kepada Allah SWT karena hanya Dia yang berkehendak atas segalanya, kalau niat baik Insya Allah pasti akan selalu ada jalan yang lancar. Terima kasih kepada Allah SWT yang sudah memberikan berbagai kemudahan di Ramadhan dan Lebaran kali ini ketika vonis kelainan rahim genetik itu diketahui saya, semoga tetap istiqomah dalam menjalani hidup kedepannya. Aamiin YRA.

Tuesday, May 26, 2015

Impian Keluargaku

Membentuk sebuah keluarga adalah impian tiap makhluk hidup ciptaan Tuhan YME dan dalam agama pun sudah jelas (kebetulan agama saya adalah islam) bahwa Islam memerintahkan ummatnya untuk menikah. Anjuran ini tercantum dalam Al Qur-an dan Sunnah Nabi Sallalahu Alaihi Wasallam.
Alhamdulillah meski sekarang sudah menikah 1 tahun dan sekarang saya sudah mengandung 6 bulan, sudah tak sabar menanti kelahiran buah cinta kami dalam keadaan sehat dan sempurna. Meski begitu, masih ada impian yang belum terwujud dalam keluarga kecil kami yaitu mendalami agama kami salah satunya menghapal Al-Qur'an, dan ingin memiliki perpustakaan di rumah kami. Dalam kehidupan ini jika tidak diisi dengan hal-hal yang bermanfaat makan akan sia-sia kita hidup di dunia ini. Dengan hapal Al-Qur'an dan sering membaca buku niscaya kami akan menjadi orang-orang yang beruntung. Meskipun sangat terlambat untuk melakukannya tapi jika dilakukan dengan niat dan sungguh-sungguh pasti akan selalu diberi kemudahan, keuntungannya pun bs membuat kita tidak cepat pikun seiring bertambahnya usia. Semoga terlaksana secepatnya impian keluarga kami ini, aamiin.


#MyFamDream

Tuesday, September 9, 2014

Sampai kapan bersahabat dengan bencana

Menurut KBBI arti bencana itu bisa dilihat di http://kbbi.web.id/bencana . Pada umumnya manusia bisa hidup berdampingan dan menyesuaikan diri di alam, karena banyak yang bisa didapat di alam seperti bahan pangan, sandang bahkan papan...lengkap..kap...kap deh pokoknya.

Namun seiring berjalannya waktu, makin canggihnya teknologi dan bumi yang semakin sepuh membuat manusia lupa tentang alam yang harus selalu dijaga kelestariannya. Manusia yang serakah hanya meraup keuntungan, mengeruk bahkan merusak bentang alam. Dari sekian manusia yang ada di dunia ini, hanya sedikit yang masih peduli dengan alam sekitar. Namun jika bencana sudah datang, semua terkena imbasnya tanpa kecuali. Itulah repotnya....

Bukannya saya tidak terketuk hatinya kalau ada bencana yg menimpa saudara-saudara entah dimana mereka berada, tapi sampai kapankah kita akan bersahabat dengan bencana?? Pernahkah kita mencoba peka bahwa alam sudah lelah dengan keserakahan kita? Segalanya yang dimiliki alam pasti kita ambil tanpa ada balasan sedikitpun dari kita, yaa minimal reboisasi kek...bersikap go green kek atau apalah yang bisa membuat kita sejenak berfikir bahwa alam butuh "dihijaukan" kembali apabila kita sudah merusaknya. 

Relakah kita melihat anak cucu bahkan cicit kita tidak bisa merasakan indahnya alam bebas seperti yang kita alami di waktu kecil?? Jangan tularkan sikap egois kita kepada anak cucu dan cicit kita, bersahabatlah dengan alam.

Monday, September 8, 2014

Don't kill yourself easily

Beberapa hari yg lalu saya menonton tv dan membaca sekilas running text-nya yang beritanya cukup membuat saya tertarik untuk segera menulis di blog ini (lagi). Beritanya ga panjang tapi miris "Menurut data WHO, bahwa setiap tahunnya ada sekitar 800 ribu org yang bunuh diri, artinya setiap sekitar 40 detik ada 1 org yang melakukan bunuh diri. Hal ini terjadi di negara yg berpenghasilan rendah dan menengah. Mengerikan ternyata melihat realita spt ini, disaat jaman semakin maju dgn teknologinya malah terjadi hal seperti ini. 

Di web who.int juga memberitakan bahwa bunuh diri terjadi di seluruh dunia dan di semua usia (secara global dilakukan sekitar 70 thn ke atas, namun di beberapa negara pelakunya berusia 15-29 thn). Metode bunuh diri pun ada yang sengaja meminum racun, menggantung diri hingga menembaki tubuh sendiri.

Jika hal ini dibiarkan akan menjadi suatu permasalahan kesehatan masyarakat yang akan terus meningkat dan laporan ini merupakan panggilan untuk tindakan lebih lanjut lagi dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat yang dianggap tabu karena kasus bunuh diri menjadi penyebab kedua kematian dunia. Banyak faktor yang menjadi pemicu terjadinya bunuh diri salah satunya kemiskinan dan stress. WHO menerbitkan data ini menjelang hari pencegahan bunuh diri sedunia, yang jatuh pada Rabu 10 September mendatang.

Bunuh diri itu menurut KBBI (kamus besar bahasa indonesia) adalah suatu cara yang sengaja untuk mematikan diri sendiri. Dalam ranah sosial saja tindakan bunuh diri dianggap tabu apalagi ketika kita masuk dalam ranah agama bahwa bunuh diri itu merupakan suatu dosa. Masyarakat juga perlu ada kesadaran umum mengenai kasus bunuh diri. Mereka harus mengerti bagaimana cara mendekati orang-orang yang mungkin memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup. Terlalu sedikit dari kita yang tahu bagaimana harus bereaksi jika mereka mengalami hal-hal seperti itu.

Menurut saya sih agama memegang peranan utama dan  kuat untuk bisa mengurangi angka bunuh diri dan meminimalisir seseorang utk berniat buruk bunuh diri. Hidup itu tidak perlu diperumit meski sekeliling kita yg terkadang merumitkan, yakinlah segala sesuatunya Tuhan yang mengatur hidup kita. Singkat kata, apa yg bs kita sombongkan dalam kehidupan kita itu kalau secara nyata bahwa Tuhan yang telah memberikan kita nyawa. Enjoy your life...




Friday, August 8, 2014

Jodoh itu Misteri Tuhan

Beberapa hal yang ga pernah kita ketahui...yaitu Rezeki, Jodoh dan Maut (Kematian). Itu hanya Tuhan yang mengerti segalanya tentang kita. Yang penting kita sebagai manusia tetap usaha, ikhtiar dan tawakal selanjutnya sih...terserah apa kata Tuhan deh hehehehee

Kali ini gw mau membahas tentang jodoh...siapa sih yang ga kepengen dapet jodoh dan menikah. Semua orang pasti meng-amin-kan keinginan tersebut, termasuk gw #MesamMesem (ya iyalaahh...sunnah Rasulullah).

Menikah hukumnya adalah Sunnah. Karena Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Menikah itu adalah sunnah ku. Akan tetapi apabila kalian enggan untuk menikah, maka kalian bukan dari golonganku.”. Dan dalam hadits yang lain, Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Barangsiapa yang membenci sunnah ku, maka ia bukan termasuk dalam golonganku.”

Cara Tuhan mempertemukan jodoh pun bermacam-macam caranya, daripada ngomongin orang lain mending cerita tentang diri sendiri aja ya..hahahahaha ^_^. Gw ketemu suami gw ini awalnya dikenalin teman yang sama-sama sedang diklat di Palembang yang durasinya sebulan (huufftt..lamanyaaaa ga tanggung2 dah, mana ga bisa pulang pula). Singkat kata kami kenalan karena sama2 punya niat untuk menikah, tapi ya teteeuupp lah kenalan dulu (hei..hei...siapa diaaaa ^_^). Perkenalan dimulai via BBM, Facebook...selanjutnya lwt medsos lainnya (twitter, Path, Skype, YM, dll...blah keliatan niat bgt dah gw hehehehe). Selama di Palembang kan memang via dumay alias dunia maya sekaligus dapet icip2 dikasih tau dari temen gw itu sedikit2 tentang suami gw. Akhirnya setelah selesai diklat, tanpa ada rencana kopi darat atau apalah karena memang tiap hari kalo pulang gw selalu absen di kantor pusat (yaa kantor suami gw dan temen gw yang ngenalin itu) ya pas ke ruangan temen gw itu sekalianlah dikenalin..salaman dan tatap muka, simpel yak...

Yaa awalnya sih pasti temenan lah, segala sesuatu diobrolin, apapun dikomentarin, tanya kabar, bahkan hal2 yang ga krusial pun bisa aja jd bahan. Bahkan cerita ttg dia sedang dikenalin sama siapa atau gw cerita tentang masa lalu, itu pun tetap bisa jadi obrolan kami kala itu. Entah bagaimana dan kapan tepatnya chemistry itu muncul dan kami saling intens berkomunikasi. Oiya, suami gw itu orangnya islami..jadi klo udah cocok ya maunya khitbah trus nikah (Udah spt di film2 islami bgt ga sih?hehehehehe)

Kenalan Juni 2013, makin intens di Desember 2013 sampai pada akhirnya di akhir bulan itu juga dia menyampaikan niat untuk serius ke gw. Kaget, syok, bingung dan ga percaya bisa secepat itu dia mengutarakan niat yang sangat serius itu. Jujurnya sih, gw sudah mengagumi dia sudah lama mulai dari fisiknya yang manis-tinggi-manly bgt, agamanya baik, sifatnya yang leader bgt, wawasannya yang sangat luas (segalanya tau bgt..sampe keder klo ngobrol sama dia tuh). Tapi awalnya nothing to lose kenal sama dia, ga terlalu berharap muluk2 untuk dipilih (lah..siapa sih gw, hanya seorang savrina aj kok), nah yang gw maksud yaa itu tuh di awal....usaha untuk kenalan kan sudah, trus ikhtiar yang diikuti dengan ibadah yang lebih dari biasanya..selanjutnya tawakal dah sama apa kata Tuhan nantinya. Pasrah sepasrah-pasrahnya, tunduk setunduk-tunduknya apa maunya Tuhan mengenai jodoh gw. 

Dengan senang hati gw menjawab "iya", akhirnya awal Januari 2014 pertama kalinya dia datang ke rumah (klo ke bogor sih seriiinngg..ya kan mas? #eh ) dan bertemu dengan orang tua gw untuk menyampaikan niat serius menikahi gw. Sebelumnya orang tua sudah gw kasih tau klo puasa tahun kmrn gw mencoba berkenalan dengan seorang lelaki yg masih 1 institusi, meski sudah sering gw update infonya tentang dia..orang tua gw agak kaget juga dengan niat dia yg serius itu, tapi meng-iya-kan juga mereka dan langkah selanjutnya pun semakin berani, akhir Januari 2014 gw diboyong pulang ke Blitar untuk bertemu keluarganya pertama kali. Nervous...itu pasti, seakan-akan semua hal yang sudah gw susun bahan obrolannya itu langsung runtuh seketika klo sudah dag dig dug dar ketemu calon mertua hehehehehe. Alhamdulillah lancar..menurut gw sih, ga tau klo dari pihak suami gw kala itu (woles aja dah...)

Langkah selanjutnya, awal Februari 2014...keluarga suami gw datang ke bogor untuk (eng..ing...eng...) perkenalan dan lamaran!! Persiapan yang sederhana untuk menyambut keluarga suami gw yg datang jauh2 dari Blitar, mesam mesem ga jelas bgt gw waktu itu hehehehe. Setelah kelar semuanya, giliran orang tua gw datang ke Blitar dr Jember untuk menentukan hari H pernikahan kami yaaannggg jatuhnya di bulan Mei 2014. Aaaakkk...time going so fast, sampe kadang skr setelah nikah pun gw masih g nyangka aja nikah sama suami gw secepat itu.

Jodoh emang misteri, ga ada yang tau, ga bakal tau sama siapa juga dan kapan. Mau lu berharap sama yang itu eehh ga taunya sama yg ini, begitu sebaliknya. Ga tau sebelumnya sama orang itu eehh malah jadi pasangan, nobody knows right?? Yaaa..Tuhan Maha Segalanya, Maha Berkuasa, Maha Keren deh pokoknya. Terima kasih Tuhan sudah mempertemukan gw dengan suami yang sangaaaaaattt gw cintai karena Allah SWT lewat perantara teman kami itu, apapun dia, bagaimanapun dia..aku menerimanya tanpa keluhan apa pun. Setelah nikah dia makin romantis, makin care, makin makin deh buat gw jatuh cinta sama dia. Mau marah, mau nyebelin, mau buat kesel pun gw g mau jauh sama dia. I LOVE YOU SO MUCH Suamikuuuuuu..... #CiumDanPelukBertubiTubi 

Saturday, March 2, 2013

Couple of world travellers blogging

Tak bisa dipungkiri segala hal tentang travelling akhir-akhir ini happening dan nge-Hits banget, baik di kalangan yang muda bahkan yang sudah tak muda lagi. Menjelajah suatu tempat memang paling asyik dengan partner yang cocok dan sudah mengenal kita dengan baik (meskipun tidak menutup kemungkinan dengan orang baru bisa juga cocok). Gw yang punya hobi jalan-jalan dari kecil pun selalu berangan-angan memiliki pasangan hidup yang suka travelling juga hingga bisa menjelajah bersama. Nah...berkaitan dengan hal diatas gw mau memperkenalkan pasangan yang memiliki passion tentang travelling, photography dan kuliner, 3 hal yang tak dapat dipisahkan satu sama lain. Mereka adalah Adam dan Susan, pasangan beda bangsa yang menyatu karena takdir Tuhan dan menamakan diri mereka di kalangan dunia maya yaitu PergiDulu. Mereka giat mengenalkan hobi travelling kepada siapapun yang memang menyukai kegiatan tersebut melalui beberapa social media seperti facebook, twitter dan blog. Banyak hal yang mereka share agar kita bisa mendapatkan info penting yang bermanfaat mengenai travelling, seperti cara apply visa, pemilihan akomodasi, kuliner di destinasi tertentu dll. 

Udah deh ga perlu ragu-ragu lagi kalau pengen tau tentang mereka maupun isi dari blog atau twitter mereka. Dijamin ga menyesal sama sekali bahkan kalian bisa mendapat info, tips dan trik yang mungkin bakal berguna di waktu yang akan datang yaitu ketika kalian travelling ke suatu tujuan impian. Gw aja yang dari remaja suka jalan, masih seneng dapet info menarik dari suatu destinasi jika memang gw belum pernah ke destinasi tersebut. Yang namanya penyesalan memang selalu datang di akhir, kalau datangnya kecepetan itu berarti pendaftaran ;p. Setelah baca blog gw, ga perlu kebanyakan mikir lagi langsung aja singgah ke  Blog PergiDulu atau follow akun twitter mereka @PergiDulu atau add akun FB mereka di Facebook PergiDulu. Jangan sungkan jika memang ingin bertanya, meskipun kita semua berbeda tapi 1 kesamaan yang dapat menyatukan kita yaitu travelling. Enjoy the review and don't hesitate to follow them so you can reach the fastest information about travelling, photography and food in 1 account. ^_^

Ambon Manise

 Never have ending for travelling...terlebih buat gw yang emang doyan jalan dari kecil. Rasanya gatel bgt deh kalo lihat dan dengar ada promo tiket pesawat baik untuk rute domestik maupun internasional *nyengir lebar*. Begitupun bulan April 2012 pas dapat kabar salah satu maskapai milik pemerintah ada promo untuk keberangkatan beberapa bulan kedepan langsung aja deh ngambil kalender 2012 dan mulai merancang liburan. Tanggal sudah ditentukan yaitu libur cuti bersama Natal 2012, adapun tanggal inceran gw adalah tanggal 22-25 Desember 2012...cukuplah 4 hari liburan akhir tahun untuk menyegarkan pikiran menghadapi tahun 2013. Kebingungan pun mulai dirasa ketika hendak menentukan pilihan tujuan berlibur...mikirnya agak lama karena sambil lihat tujuan penerbangan yang dimiliki maskapai tersebut. Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku atau Papua yaa *muter otak sambil mikir ada siapa aja kalo gw pergi ke suatu tempat*. Setelah mikir sekitar 2 hari, akhirnya gw nekat memilih Ambon untuk tujuan gw berlibur. Selain disana ada om gw yang sedang bertugas, ada teman kuliah gw juga yang memang asli orang sana. Oke deal deh! *syenangnya....*

Tiket sudah issued *padahal masih lama bgt dah* menghubungi om dan teman disana pun sudah, booking hotel juga sudah, tinggal searching ada apa saja di Ambon biar ga bingung kalau ditanyain sama om dan teman gw pas diajak jalan hehehehe. Sekian lama searching, mantengin twitter para petualang bahkan sampe nemu temen baru yang memang stay di Ambon juga, akhirnya sudah menemukan beberapa tempat menarik yang akan disambangi begitu sampai di Ambon. Rasanya sudah tak sabar menunggu pergi liburan sendiri kesana.... ^_^

Makin lama makin mendekati bulan Desember, ternyata kegiatan di kantor gw makin padat...jadwal nge-trip gw bulan September (tujuan ke Bali) dan November (tujuan ke Bromo) aja gagal total padahal tiket pesawat dan tiket kereta sudah ada di tangan! Nyesek, kesel, bete itu sudah jadi 1 paket tapi yang namanya tugas harus didahulukan, akhirnya diikhlaskan saja semua. Nah...ternyata di Bulan Desember juga agak-agak terancam karena ada acara kantor ke Bali dan dinas ke Manado juga kegiatan ramcheck ke bandara Soetta (pas bgt di tanggal keberangkatan gw ke Ambon!!!!!). Akhirnya setelah negosiasi dgn pimpinan untuk tidak mengikuti kegiatan ramcheck di Soetta pun disetujui *horeeeee, alhamdulillaaahhh*. Akhirnya 3 minggu di bulan Desember pun tiap akhir pekan gw habiskan kemana-mana mulai dari Bali, Ambon dan Manado *sambil ngusap peluh dan tak lupa terus mengucap syukur*.

Oke..sebenernya agak nekat juga gw pergi sendiri ke daerah timur Indonesia dan naik flight tengah malam, pulang dari kantor dan sampai ke rumah sekitar jam 6 siap-siap untuk berangkat lagi ke bandara naik Damri yang jam 8 malam. Cape sih karena ga sempet ngukur tempat tidur alias istirahat tapi rasa letih itu mengalahkan excited untuk berlibur ke tempat yang jauh dari Jakarta (memakan waktu sekitar 6-7 jam perjalanan). Delay sejam pun tak terelakkan dan baru bs berangkat sekitar jam 1 pagi, enjoy sajalah. Selama 4 hari di Ambon diajak keliling bener-bener deh, siap cape dan senang tentunya. Meski ga semua tempat didatangi karena terbatasnya waktu liburan, seenggaknya beberapa foto dibawah ini cukup mewakili perasaan happy gw. 


Pantai Liang, Ambon *indah luar biasa*
Nelayan di Pantai Liang, Ambon

Pintu Kota, nice place!
Shalat di Masjid Tua

Batu Layar...


Patung Christina Martha Tiahahu

Senja menjelang di Lapangan Merdeka bersama patung Pattimura


Penampakan Rujak Natsepa
Benteng Amsterdam

With Ira
Gong Perdamaian
Ambon Manise!! ^_^


Pemandangan di Pulau Hila dekat Benteng Amsterdam








Friday, October 26, 2012

A Meaning Of Jealousy....

1. Seberapa penting cemburu itu dalam sebuah hubungan?
2. Seberapa perlu adanya rasa cemburu pada tiap pasangan?
3. Kapan waktu yang tepat rasa cemburu itu muncul?
4. Berapa banyak kadar rasa cemburu yang perlu diperlihatkan kepada pasangan?
5. Mengapa ada sebagian orang menganggap cemburu itu perlu dan mengganggu?
6. Berapa persen cemburu kalian terhadap pasangan kalian?
7. Perlukah pasangan tau kita sedang cemburu terhadap sifat, perilaku dan sikap dia terhadap lawan jenis?
8. Siapa yang dominan cemburu diantara kalian?
9. Apa saja yang perlu dicemburui dari pasangan?
10. Hal-hal apa saja yang bisa buat kita meredam rasa cemburu ini?

Wednesday, October 24, 2012

Lesson of LOVE

A lesson of LOVE from me….. :

1. Cokelat dan cinta itu sama-sama menghangatkan
2. Kadang kepahitan (seperti cokelat), dapat menentukan kualitas cinta
3. Makan cokelat harus sabar, begitupun dalam ngadepin cinta
4. Rasakan & nikmati kelezatan cokelat dan cinta dengan penuh penghayatan
5. Cokelat dan cinta itu sifatnya lengket…bikin 2 orang yang ngerasainnya nggak pengen jauh-jauh
6. Rasa cokelat itu tahan lama. Cinta itu abadi, tahan lama. Tapi kalo nggak dijaga baik-baik bisa abis juga
7. Mmmm…lastly but not least. Cokelat biasanya manis & mahal. Cinta itu juga sangat manis dan berharga.

Note ini sengaja gw ambil dari novel kesukaan gw,,,dari baca pertama kali sampe kesekian kalinya gw suka sama ni novel…seakan-akan gw juga pernah ngelakuin hal tergila dalam hidup hanya karena CINTA!!!!

I Love You Just The Way You Are....

Seorang pria dan kekasihnya menikah
dan acaranya pernikahannya sungguh megah. Semua
kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan
dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu
acara yang luar biasa mengesankan.

Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya
dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah.
Setiap pasang mata yang memandang setuju
mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling
mencintai.

Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada
suaminya, “Sayang, aku baru membaca sebuah artikel
di majalah tentang bagaimana memperkuat tali
pernikahan” katanya sambil menyodorkan majalah
tersebut. “Masing-masing kita akan mencatat
hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita.
Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah
hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita
bersama lebih bahagia…”

Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal
dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan
berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya
mencatat
hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk
kebaikkan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat
untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas
dalam benak mereka masing-masing.

Besok pagi ketika sarapan, mereka siap
mendiskusikannya.
“Aku akan mulai duluan ya”, kata sang istri.
Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang
ditulisnya, sekitar 3 halaman…

Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang
tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan
bahwa airmata suaminya mulai mengalir…

“Maaf, apakah aku harus berhenti ?” tanyanya.

“Oh tidak, lanjutkan…” jawab suaminya.

Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang
terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan
manis diatas meja dan berkata dengan bahagia.
“Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan
daftarmu”.

Dengan suara perlahan suaminya berkata “Aku tidak
mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir
bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin
merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau
cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari
pribadimu yang kudapatkan kurang…”

Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan
dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa
suaminya menerimanya apa adanya… Ia menunduk dan
menangis…

Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa
dikecewakan, depressi, dan sakit hati.
Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu
memikirkan hal-hal tersebut.

Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan
pengharapan. Mengapa harus menghabiskan waktu
memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan
menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal
yang indah di sekeliling kita?

Saya percaya kita akan menjadi orang yang
berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur
untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan yang
buruk.

kita bukanlah orang tanpa kekurangan, begitu pula
dengan pasangan kita,kita tidak bisa membentuknya
menjadi sosok tanpa cacat.. kita ingin menerima
setiap orang dalam hidup kita dengan segala
kekurangannya sebagaimana mereka menerima kita
dalam hidup mereka…

masa lalu adalah untuk dilupakan,tidak ada
kendaraan secanggih apapun yang mampu membawa kita
kembali kesana, jadi untuk apa mengungkitnya lagi?
syukuri yang anda peroleh sekarang…
lupakan yang telah lewat..
dan berbahagialah..

author: unknown

One Flaw In Women

Women have strengths that amaze men.....

They bear hardships and they carry burdens,

But they hold happiness, love and joy.

They smile when they want to scream.

They sing when they want to cry.

They cry when they are happy

And laugh when they are nervous.

They fight for what they believe in..

They stand up to injustice.

They don't take "no" for an answer

When they believe there is a better solution.

They go without so their family can have.

They go to the doctor with a frightened friend.

They love unconditionally.

They cry when their children excel

And cheer when their friends get awards.

They are happy when they hear about

A birth or a wedding.

Their hearts break when a friend dies.

They grieve at the loss of a family member,

Yet they are strong when they

Think there is no strength left.

They know that a hug and a kiss

Can heal a broken heart.

Women come in all shapes, sizes and colors.

They'll drive, fly, walk, run or e-mail you

To show how much they care about you.

The heart of a woman is what

Makes the world keep turning.

They bring joy, hope and love.

They have compassion and ideas.

They give moral support to their

Family and friends.

Women have vital things to say

And everything to give.

HOWEVER, IF THERE IS ONE FLAW IN WOMEN,

IT IS THAT THEY FORGET THEIR WORTH.
Please pass this along to all your women friends and relatives to remind them just how amazing they are.

Membangun Cinta Abadi

Sukses dalam cinta dan perkawinan tergantung pada berbagai hal. Ada beberapa cara-cara sederhana dan praktis untuk membantu menguatkan hubungan dan mulai membangun cinta abadi.

1. Jadi cheerleader hubungan
Jadi cheerleader utama bagi pasangan anda. Support pasangan anda dengan segala cara yang bisa anda lakukan. Biarkan pasangan anda tahu, betapa pentingnya dia untuk anda dan untuk seluruh dunia.

2. Belajar kompromi
Kompromi adalah bagian dari hidup sehari-hari dalam perkawinan. Diskusikan bagaimana cara anda berdua membuat keputusan. Buat rencana untuk mengatasi atau menyelesaikan masalah penting sehingga anda dan pasangan menemukan solusi yang disetujui bersama.

3. Berbagi beban
Pikul beban perkawinan dengan 4 bahu, bukan hanya dengan 2 bahu. Belajar merasakan kapan pasangan anda perlu bantuan, bahkan ketika dia tidak memintanya.

4. Komunikasi terus-menerus
Pasangan harus bicara tentang segala sesuatu, apa saja. Dalam perkawinan sukses tidak ada rahasia.

5. Tinggalkan kemarahan di luar kamar tidur
Jangan pernah tidur dalam keadaan marah. Bicara dulu dan selesaikan segala seuatu sebelum tidur. Meskipun akan tidur larut malam, tapi anda dan pasangan sudah menyelesaikan masalah.

6. Jangan dikuasai emosi
Kendalikan emosi ketika mendiskusikan masalah sensitif. Jangan biarkan emosi anda menghambat pentingnya bicara secara terbuka tentang segala sesuatu.

7. Jadikan perilaku kasih sayang sebagai kebiasaan
Hubungan yang sukses adalah hubungan saling cinta dan saling respek. Jadikan kebiasaan untuk selalu memperlakukan pasangan dengan cara seperti anda ingin diperlakukan.

8. Beri kebebasan kepada pasangan untuk jadi diri sendiri
Pasangan anda adalah individual yang kompleks dengan banyak minat, ide, hasrat, kebiasaan, dan pengalaman.

9. Beri waktu sendiri kepada pasangan anda
Jangan cemburu atau marah ketika orang yang anda cintai perlu menyendiri. Ingat, bahwa kebutuhan absolut untuk privasi dan waktu menyendiri adalah kebutuhan fundamental dari semua makhluk hidup.

10. Bantu pasangan anda untuk sehat
Pasangan suami istri paham bahwa merawat diri sendiri saja tidak cukup. Mereka harus meningkatkan kesehatan pasangan juga, perlu saling perhatian tentang kesehatan dan dorongan untuk minum obat secara tepat, medical check-up tahunan dan mendaptkan kecukupan tidur dan olahraga.

11. Tertawa yang menyenangkan bersama
Sering-sering senyum dan tertawa bersama. Senyum adalah ekspresi paling sederhana dengan efek terbesar.

12. Selalu gandengan tangan
Saling sentuh satu sama lain berkali-kali dalam sehari adalah norma perkawinan yang sukses.

13. Kirim surat cinta
Kirim surat cinta atau e-mail romantis kepada pasangan anda. Lakukan di saat paling tak diduga, beri dia kejutan.

14. Bicara dulu dengan pasangan sebelum membeli sesuatu yang mahal

15. Berbagi uang
Dalam perkawinan, masalah uang bukanlah "uang kamu dan uang saya", dalam perkawinan yang sukses uang adalah "uang kita". Jadi keluarga dengan 1 rekening dan jadi tim dalam urusan keuangan. Bayar semua tagihan bersama, tidak berarti anda berdua harus duduk bersama untuk membayar tagihan, tapi artinya anda berdua perlu tahu persis uang dikeluarkan untuk apa, apa sja yang sudah dibayar dan apa komitmen keuangan anda.

(Sumber: Building a love that last: The seven surprising secrets of successful marriage oleh Dr. Charles D. Schmitz dan Dr. Elizabeth A. Schmitz)

Saturday, October 20, 2012

Life is mystery

Hidup itu anugerah, hidup itu pilihan, hidup itu misteri! Allah SWT telah menuliskan takdir semua hamba-hambaNya dengan baik, sungguh Allah SWT itu merupakan sutradara hidup yang Maha Hebat....kita hanyalah seorang aktor dan aktris dalam skenario nyata di kehidupan ini. Well..sampai saat ini tidak ada yang pernah tau apa yang akan terjadi ke depannya meskipun di beberapa detik yang akan datang, yaa semuanya hanya bisa kita rencanakan selebihnya Allah SWT yang menentukan.

Mau jadi apa kita nanti, dengan siapa kita berjodoh nanti, kapan kita akan meninggalkan dunia fana ini..semuanya tidak pernah kita ketahui secara pasti. Kewajiban kita hanyalah menjalani kehidupan yang sudah diberikan Allah SWT ini dengan sebaik mungkin, menjalani segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Terdengar simpel ya tapi dalam aplikasi di lapangan sangatlah sulit karena pasti banyak godaannya. Ga perlu munafik juga sudah menjadi manusia suci, karena pasti kita pernah tergelincir kepada hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT tergantung skalanya besar atau kecil. Toh hidup itu kan pilihan, mau kembali ke jalan yang benar atau masih terseok-seok yaa itu tergantung masing-masing individunya.

Begitupun juga dengan kehidupan gw...banyak hal yang telah terjadi dan semuanya diluar dugaan karena memang kita tak pernah tau apa yang akan terjadi keesokan harinya. Tinggal bagaimana kita menyikapi hal-hal yang sudah terjadi dengan ikhlas, sabar dan tetap percaya bahwa Allah SWT akan selalu memberikan jalan terbaik untuk hambaNya. Jangan pernah patah semangat klo ada hambatan, rintangan dan masalah yang menghadang kita, justru di situlah kita dituntut untuk lebih bijak dalam menyikapi suatu keadaan yang tidak diinginkan. Tiap orang pernah berada di atas juga pernah di bawah, pernah merasakan duka maupun suka, pernah mengalami sukses juga gagal.....semua pernah merasakannya, tapi pilihan ada di tangan kita, mau tetap terjerumus dan jatuh lebih dalam dalam kegagalan atau bangkit lagi untuk meraih kesuksesan. Tidak ada yang tidak mungkin di tangan Allah SWT, meski hidup itu misteri....tapi selalu ada jalan untuk niat yang baik insya Allah dilancarkan selalu.

Tuesday, October 16, 2012

Papua the East Island in Indonesia

Apa yang terbesit pertama kali ketika mendengar kata "Papua" ? Bagi gw ada beberapa hal yang terlintas yaitu pulau paling timur di Indonesia, alamnya masih "perawan" dan tambang freeport. Awalnya mustahil bagi seorang gw untuk menginjakkan kaki ke wilayah paling jauh di Indonesia itu yaa mengingat masih junior di kantor. Tapi memang semuanya berkat campur tangan Allah SWT juga....manusia hanya bisa merencanakan tapi Tuhan-lah yang menentukan, begitupun juga dengan gw yang merasa tidak percaya mendapat kepercayaan untuk dinas ke daerah Nabire, Papua. Alhamdulillah ^_^

Mendadak memang penugasan ini bahkan terpaksa dimajukan seminggu sebelumnya sehingga persiapan menuju kesana pun minim sekali. Tapi yang harus dipatuhi adalah minum obat malaria mengingat daerah Papua merupakan daerah endemis penyakit malaria, beruntung gw memiliki teman yang sedang melakukan PTT di Nabire yaitu Anto, sehingga info-info akurat mengenai keadaan di Nabire bisa diketahui termasuk dimana membeli obat malaria di Bogor.  Selain itu gw juga berterima kasih kepada teman outbound kesayangan yang rela mengantar membeli obat malaria sampai kami kehujanan dan berteduh sekian lama, kebayang klo ga ada Tomi pasti lupa deh gw mau beli itu obat ^_^

Masalah obat teratasi, alat-alat sanitasi pun sudah ready, tinggal tiket nih yang masih bingung antara mau transit di Jayapura atau Ambon. Ternyata klo mau transit di Ambon itu berangkatnya kamis dini hari sedangkan yang transit di Jayapura itu berangkatnya kamis malam. Memang sih lebih enak transit di Ambon, karena waktu perjalanannya relatif lebih cepat sekitar 1 jam daripada transit di Jayapura (apabila masih bingung bisa lihat di peta mengapa gw bisa bilang lebih enak transit di Ambon). Setelah berembuk akhirnya kami berempat memilih penerbangan yang transit di Jayapura mengingat bahwa kami tidak ingin berlama-lama di Nabire. Yaakk tiket deal! *yaayy...dance*

Hari keberangkatan pun tiba, jujur agak gugup karena ini perjalanan dinas gw yg paling jauh untuk pertama kalinya juga masih ada perasaan ga nyangka bisa ke Papua karena dinas (yaa bisa menghemat uang tiket lah yaa klo dinas itu hihihiiii) ga berhenti-berhenti gw mengucap syukur atas berkah ini. Untungnya ini perjalanan malam jadi selama di atas bisa tidur deh cuma bedanya ga di tempat tidur aja heheheheee. Ga kerasa sekitar 6 jam perjalanan ditempuh, sampai di bandara Sentani Jayapura pun sekitar jam 7 wit (perbedaan waktu dengan jakarta adalah 2 jam). Akhirnya...Selamat Pagi Papua!! Perasaan bahagia dan takjub jadi satu karena "heiii...i'm in Papua now!" menginjakkan kaki juga gw disini...alhamdulillah. Setelah delay sekitar 1 jam-an akhirnya kami naik pesawat lain menuju Nabire, pesawat ini lebih kecil daripada sebelumnya..hahahaa petualangan pun dimulai, selama di atas ga henti-hentinya gw memandang alam Papua yang masiiihhh bersih, masih hijau deh pokoknya..mendadak gw berubah menjadi religius ;p . Perjalanan ke Nabire memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit, yayayaya...panjang sekali perjalanan ini tapi ini luar biasa!

Setibanya di Bandara Nabire kami disambut oleh Kepala Bandara Nabire yaitu Pak Paulus, beliau welcome sekali...dan waktu bekerja pun dimulai setelah melakukan ibadah shalat jum'at, keliling bandara untuk melakukan hygiene sanitasi bandara. Setelah semua dibabat habis mulai dari apron, tower, gedung terminal, parkir, restoran, gedung pk-ppk dan gedung operasional waktunya keliling kota Nabire. Excited banget mengetahui gw sebagai kaum minoritas di antara penduduk lokal papua...amazing bgt yg biasanya gw lihat di tv sekarang bisa gw lihat sendiri!! Sayang seribu sayang merchandise-nya stoknya kosong seperti gantungan kunci maupun topi burung cendrawasih, akhirnya gw cuma beli batik papua aja untuk koleksi pribadi...kebiasaan gw klo pergi ke suatu tempat itu pasti dan wajib membeli kain khas dan senjata khas dari daerah tersebut. Selain itu gw juga beli jeruk khas nabire yang manis...dan itu aja yg bisa gw oleh-olehin ke teman-teman.

Melihat alamnya yang masih "perawan" jiwa petualang gw menggeliat lagi untuk mengeksplor wilayah papua lebih dalam suatu saat nanti, yaa..papua berhasil membuat gw kembali ke alam lagi ingin berpetualang lagi dan mengenal tiap sudut wilayah negeri gw. Meski kunjungan ini singkat tapi sangat berkesan bagi gw, karena keesokan harinya kami mesti bertolak lagi ke jakarta, pengennya sih masih nginep lagi tp apa daya mengingat waktu tempuh perjalanan yang luar biasa jauh harus menyimpan stamina sehari untuk bisa masuk kantor seperti biasanya lagi hehehehee.... Dan untuk perjalanan pulang kali ini kami mengalami transit sebanyak 2 kali yaitu di Ambon dan Surabaya *sambil ngusap peluh* but it's okay...i'm very enjoy this journey! Memang tidak sebanding sih waktu tempuh dengan waktu singgah di Papua, tapi gw yakin suatu saat semua wilayah Papua bisa gw jelajahi baik itu dinas atau travelling...tinggal banyak-banyak berdoa dan nabung! Panggil aku kembali ke Papua....^_^

Papua, here i come....!!

Numpang narsis di apron

Oleh-oleh khas Nabire...

This is Indonesia, from Sabang to Merauke!

Berfoto bersama Kepala Bandara dan Kasubag TU Bandara Nabire, Papua

Suasana bandara Nabire, Papua

Sunday, September 2, 2012

Asal Muasal Berhijab


Bermula ketika saya mulai masuk dunia kampus di tahun 2002, ketika itu saya dan teman saya yang sudah memakai jilbab sejak SMA mempunyai niat yang sama ketika masuk kampus yaitu eksis di kampus dengan cara mengikuti semua kegiatan yang diadakan di kampus. Dari sekian banyak acara yang diadakan oleh bagian kemahasiswaan kampus tersebut, saya dan teman saya tertarik mengikuti acara islami yang mengusung tema tentang alam. Karena kami berdua memang suka dengan warna hijau yang identik dengan warna alam, akhirnya sampailah kami di daerah Puncak untuk mengikuti acara tersebut dengan teman-teman baru di kampus. Disana kami banyak diajarkan tentang agama dan terjun ke alam.
Selama 2 hari disana saya menggunakan jilbab, agak ribet pada awalnya tapi saya menikmatinya. Hingga pada saatnya kembali lagi ke kampus, tiba-tiba saja saya merasa malu ketika ingin pergi ngampus tanpa memakai jilbab. Padahal kendala saya pada waktu itu adalah tidak punya kemeja lengan panjang dan minimnya jilbab yang dimiliki juga hawa panas yang menyengat di daerah kampus saya. Akhirnya saya nekat saja ke kampus dengan memakai jilbab dan jaket untuk menutupi kemeja lengan pendek, bahkan di toilet stasiun pun saya minta dibetulkan jilbabnya oleh teman saya itu karena memang belum mengerti caranya memakai peniti di jilbab, takut tertusuk.
Meski kepanasan dan juga berdesak-desakan naik kereta kalau pergi ke kampus ataupun pulang ke rumah tapi cobaan itu mau tak mau, suka tak suka dan siap tidak siap harus saya lewati. Ketika sampai kampus pun banyak teman dan kakak kelas saya yang kaget karena dipikir saya hanya bercanda dan iseng apalagi mereka tahu saya adalah tipe cuek dan tomboy, bahkan ada teman yang baru bilang bahwa dia pernah bermimpi saya memakai jilbab dan sekarang menjadi kenyataan, sempat kaget juga sih karena dimimpiin sama teman sekampus yang tidak dekat kalau di kelas. Selain di kampus, di rumah pun orang tua sempat menginterograsi karena saya takut salah kaprah mengenai memakai jilbab karena paksaan orang lain, padahal ini murni dari hati yang mungkin sudah diberi hidayah oleh ALLAH SWT. Akhirnya setelah saya jelaskan kalau saya berubah memakai jilbab ini bukan dari orang lain melainkan dari pribadi akhirnya orang tua mengerti dan mendukung saya.
Banyak hal-hal yang terjadi ketika saya mulai memakai jilbab antara lain sampai putus dengan pacar karena tidak memberitahu dia yang sedang masuk asrama, sedih banget apalagi pacarannya sudah lama tapi ya patut bersyukur juga karena masih diberikan kesempatan untuk mencari pria yang tepat. Kendala lainnya adalah mesti sering-sering membeli baju lengan panjang dan jilbab, karena jujur cuma punya 1 kemeja panjang saja… itupun beli karena waktu ospek di kampus harus pake kemeja putih lengan panjang dengan rok atau celana warna hitam  dengan segala macam atribut yang aneh-aneh. Jadinya kalau ada rezeki baru belanja baju dan jilbab, nyicil sedikit demi sedikit bahkan sampai sekarang pun setelah kurang lebih sekitar 9 tahun memakai jilbab pun masih senang belanja keperluan berhijab apalagi sudah punya penghasilan tetap sendiri sekarang, Alhamdulillah yah..sesuatu banget.
Bahkan ada pengalaman sedikit menakutkan tapi lucu ketika melakukan survey dalam kegiatan kampus, karena saya memang perempuan cuek dan tomboy, ketika berjalan di daerah Jakarta barat dan melewati beberapa lelaki yang sedang berkumpul ada yang nyeletuk ingin mengganggu dan mengajak yang lain tapi temannya yang lain dengan entengnya bilang “nggak usah diganggu, emang ga liat kalo dia itu cowo kan ketauan dari cara jalannya yang cowo banget”. Sempat ingin tertawa lepas meski kesel juga sudah pakai jilbab masih saja dikira cowo, jadi bingung apa mereka nggak lihat penampilan keseluruhan saya ya, tapi Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa. Walaupun sudah pakai jilbab, saya tidak terlalu feminine karena ketika dalam kondisi yang membutuhkan saya berperilaku dan berjalan seperti lelaki tetap bisa dilakukan, yaa ada positifnya juga dengan tomboynya saya ini.
Pernah juga ketika naik angkot menuju stasiun, ada beberapa ibu-ibu yang sedang membicarakan penjambret wanita bahkan ada yang berkerudung pula penjambret itu, yang tidak saya sukai adalah mereka itu ketika membicarakan ada yang pernah melihat penjambret tersebut memakai jilbab tetapi sambil melihat ke arah saya, otomatis saya merasa risih karena memang bukan saya kok, akhirnya saya protes saja dan nyeletuk bilang ke mereka jangan seenaknya bergunjing dan melihat saya seakan saya adalah salah satu dari komplotan tersebut karena jatuhnya bisa fitnah (saya tidak tahu apakah benar itu wanita yang berjilbab atau pria yang sengaja memakai jilbab untuk mengelabui korbannya). Meski banyak kendala ketika menggunakan hijab tetapi jika kita ikhlas pasti bisa dilewati semua hal tersebut yang penting tetap istiqomah dan selalu mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Sunday, August 19, 2012

Selamat Lebaran...

Tidak terasa sudah sebulan kita berpuasa...menahan lapar, haus, amarah dan hal-hal lain yang seharusnya ditahan ketika kita sedang berpuasa. Dan ketika kemenangan sudah ada di depan mata dimana semuanya menjadi suci dan fitrah kembali...sesungguhnya apa yang kita rasakan? Kemenangan yang hakiki-kah? Sesungguhnya perasaan itu hanya bisa dijawab oleh diri sendiri..tapi yang pasti semoga rasa kemenangan ini tidak hanya di awal saja, tapi akan terus berlanjut hingga Ramadhan yang akan datang, amiiinnn....

Tuesday, June 12, 2012

Napak Tilas Surabaya....

I do love Surabaya...why? Karena gw pernah hidup di kota itu beberapa tahun ketika gw masih kecil yaitu pada masa TK. Kebetulan dan (lagi-lagi) rejeki gw dapet tiket gratis dari airlines Merpati Airlines untuk terbang ke Surabaya ini karena gw menang tiket gratis (tadinya itu rute ke Bandung, tapi karena sesuatu hal jadi dirubah rute dgn 3 pilihan antara lain : Lampung, Bengkulu atau Surabaya), alhamdulillah yaa...heheheheh ^_^
Akhirnya jum'at tgl 8 Juni 2012 gw bertolak ke Surabaya dengan pesawat jam 8 malam, gw ga pulang dulu..jadi dari kantor langsung menuju bandara via damri kemayoran. So excited...soalnya kalau gw kesana itu selalu dinas dan yaa pada tahu sendiri lah yaa kalo dinas itu pasti waktunya terbatas untuk kuliner ataupun bersilaturahmi ke tempat saudara-saudara. Akhirnya gw bisa juga punya kesempatan untuk wisata kuliner dan bertandang ke tempat keluarga tanpa ada beban tugas dari kantor. Untungnya tidak delay deh pake Merpati..senangnyaaaa..jadi gw sampai di Bandara Juanda sekitar pukul 21.10 WIB dan dijemput oleh sahabat terbaik gw Dimas Iryawan (bulan september nanti dia nikah dan gw insya ALLAH dateng, hohohohoho). Untuk menginap gw sih akan tinggal di tempat sahabat gw lainnya yaitu Arum (hihihiii...anyway thanks yaa dear atas tumpangannya, jangan kapok!wekekekekee). Begitu sampai di Surabaya, sudah terbayang aroma napak tilas di kota masa kecil ini akan menyenangkan! ^_^ karena sampai di tempat (temannya) Arum sudah hampir tengah malam jadinya setelah sedikit berbincang-bincang dan jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari akhirnya dipaksakan untuk tidur soalnya kan besok sudah mulai banyak rencana kesana kemari....

Entah kebiasaan kalau sedang travelling kali yaa..gw selalu bangun pagi, karena gw berpikir ini kan sedang berlibur..rugi banget kalau menyia-nyiakan waktu yg ada pas liburan hanya dipake untuk bermalas-malasan, kalau gitu mah mending tidur di rumah aja hehehee....betul tidak? Di sabtu pagi yang agak mendung ini gw akan dijemput sepupu tersayang gw Dimas Chusuma untuk bertemu dan sarapan dan entah kemana lagi permintaan gw hahahahaa....Sarapan pagi ini adalah Soto dan hal yang paling gw suka karena ini pake bubuk bernama koya!!
Soto plus koya
Silaturahmi di Injoko
Setelah kenyang (alhamdulillah) kami ke rumah 2 pakde kami yg berada di perumahan Injoko, menyenangkan deh naik sepeda motor di kota Surabaya ini...berubah banget deh (ya iyalaahhh) dibandingkan sekitar 23 tahun lalu, tapi tetap aja semuanya terekam dengan jelas di memori otak gw ini!
Akhirnya setelah puas bersilaturahmi, dimas mengantarkan gw kembali ke kost Arum...sesampainya disana gw dan Arum pun bersiap untuk pergi lagi ke tempat saudara gw sambil makan belut di jl. Kayoon, sekalian krn gw sbg wakil keluarga Bogor mengucapkan turut berduka cita ke Mbak Andam atas berpulangnya Ayahanda tercinta beberapa waktu lalu. Menu makan siang kami adalah pecel belut, cuma di tempat ini gw mau makan belut lhoo..hehehee
Lontong balap
Me and Arum in SBS Kayoon

Alhamdulillah kenyang lagi niihh..hehehehe, kami menuju ke Hi-Tech Mall di THR untuk bertemu (lagi-lagi) saudara gw yaitu Mas Angki...ceritanya kaya road show aja yaa dari satu tempat ke tempat lainnya hohohohoo..dan akhirnya terjadilah kesepakatan besok ke Sidoarjo dianter sama Mas Angki, horeeeee...*dancing* Karena mau ada janji lagi, akhirnya gw memutuskan untuk pulang krn ingin istirahat dulu sebelum bertemu Harja yang sekitar bulan lalu diamanahkan untuk bekerja di Angkasa Pura Surabaya..tapiiii Arum ngebeliin gw lontong balap lhoo karena gw mmg blm pernah nyoba ini makanan hahahaha...thanks again yaa Arum! *hug*

Yaapp...saturday nite in Surabaya with my besties, janjian deh kita (gw, Arum dan Harja) di McD Basra sebelum nongkrong di Zangrandi (berasa anak gaol surabaya dah gw..heheheh), senang bertemu teman tongkrongan mumuh di surabaya berasa di Bogor aja nih gw! Pas lagi makan es krim datanglah Niken, adiknya si Mbub masjaw...nostalgila lg deh gw ahhahahaha *winkwink* karena mau tutup akhirnya kami melanjutkan malam minggu ini ke arah tempat karaoke...ayookk olah suara guys!ahhahaha....

Three musketeers...
Me and Niken
Satay es krim zangrandi
Time's up beib...ga terasa sudah tengah malam nih, markipul untuk istirahat soalnya besok akan ke kota lain lagi alias Sidoarjo untuk wiskul lagi dan silaturahim part 2 (alhamdulillah yaahh...). Jam 7 pun gw udah siap untuk berpetualang lagi dong...dan sebelumnya gw mengucapkan banyak terima kasih ke Arum (hwaa jd sediihh...) oiyaaa...gw request mau ke tempat tinggal ketika di Surabaya sebelum bertolak ke Sidoarjo, sekaligus permintaan dari keluarga karena ingin melihat rumah kenangan tersebut yg terletak di Jl. Pucang Anom Timur IV no.62, sumpaaahhh langsung perasaan campur aduk pas ngelihat rumah tsb, jd flash back inget masa kecil gw bersama alm kakek dan nenek gw..kangeeeeennnn bgt!!!!!!!!!!!!!!!! Setelah itu gw mengunjungi TK gw yg ga berada jauh dr rumah itu...so happy!! Setelah puas akhirnya berangkat deh ke Sidoarjo...di tengah perjalanan sempat istirahat dulu di daerah Gedangan sambil minum Es Tebu Hijau, segaaarrrr.....
Rumah kenangan
Jalan penuh kenangan
TK gw niihh...
Take a rest for awhile
Akhirnya setelah kurang lebih 45 menit menempuh perjalanan sampai juga deh di Sidoarjo, kita ke rumahnya Kak Evi (kakak dari Mas Angki) karena waktu yang sempit akhirnya langsung deh maem kupang lontong cak kartolo (yesss...akhirnya kesampaian cuy makan ini!!!) sesudahnya beli oleh-oleh untuk Bokap Nyokap langsung meluncur ke rumah Tante Lia...dan baru sadar deh gw kalau sudah lamaaaaa bgt ga kerumah tante gw ini *tepok jidat* maapkan keponakanmu ini yaa tan *sambil senyam senyum ga jelas*
Kelihatannya sih lama di Surabaya dan Sidoarjo tapiiii kok ngerasa belum puas yaa (hmmppff...dasar manusia) padahal masih ada saudara lain yg belum gw kunjungi tapi berhubung waktu yg kurang memungkinkan jadinya yaa mengunjungi yang penting saja deh hehehe..next time saja yaa ^_^ (buru-buru gw aminin). Time back to Jekardah....sambil menunggu ternyata ada Pak Menteri Dahlan Iskan lhooo, waahh ga gw sia-siakan untuk minta berfoto bersama..ihiiyy kapan lagi niihh, bagi gw ini bonusnya liburan ke Surabaya ahahahaha...udah gitu ternyata 1 pesawat pula, senangnya ^_^. Begitu sampai di Cengkareng, berasa lagi deh hawa kembali ke rutinitas hihihihihii, gpp kok masih banyak rute perjalanan gw tahun ini jadi yaa dinikmati saja..alhamdulillaaaahhh terima kasih ya ALLAH ^_^
Kupang Lontong yang rameeee...
My fav food : Kupang Lontong
Berfoto bersama Pak menteri dan istri